Afif Muhammad, Sosok Cendekiawan UIN Bandung

13 02 2009

Afif Muhammad lahir 12 Maret 1948 di Jombang. Memperoleh pendidikan dasar dan menengahnya di Pesantren Tambak Beras, Jombang dan menamatkan pendidikan sarjananya di Fakultas Ushuluddin, IAIN Sunan Gunung Djati Bandung. Skripsinya yang berjudul “Multi Interpretasi Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Sebagai Modus Vendi Agama-Agama di Indonesia”, telah mengantarkannya sebagai sarjana berpretasi terbaik di Fakultasnya.

Sejak 1986, dia diangkat sebagai pengajar di almamaternya dan pada 1987 melanjutkan studi di Program Pascasarjana IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta (sekarang UIN Jakarta). Gelar Magister diraihnya pada 1989, dan gelar doktor pada 1996.

Pria yang lahir dari keluarga santri ini juga dikenal sebagai penerjemah yang sangat produktif. Hingga tahun 1996 buku terjemahannya (dari bahasa Arab dan Inggris) telah mencapai kurang lebih 50 buah. Disamping itu dia juga seorang kolumnis di berbagai surat kabar dan majalah.

Ketika masih sebagai mahasiswa dia aktif dalam organisasi kemahasiswaan, baik intra maupun ekstra universiter, dan pada tahun 1972, ketika masih semester VI, dia dikirim menjadi salah seorang anggota Tim Dakwah Islam untuk para tahanan politik (Tapol) di Pulau Buru.

Selain mengikuti berbagai seminar dan pertemuan ilmiah, baik nasional maupun internasional, dia juga dikenal sebagai muballigh dan Direktur Gerbang, sebuah LSM yang menaruh perhatian terhadap pemberdayaan politik kaum perempuan.

Jabatan akademik yang pernah dipangkunya adalah Ketua Jurusan Aqidah dan Filsafat, Fakultas Ushuluddin, IAIN (kini UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, dan Ketua Jurusan Tafsir dan Hadits di Fakultas yang sama. Sejak 1997 pendiri Pesantren Mahasiswa Fi Zhilal al-Quran ini dipercaya sebagai Asisten Direktur Bidang Akademik. Dan pada akhirnya menjadi Direktur Program Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang dijabatnya hingga sekarang.

Di antara buku yang ditulisnya adalah “Islam Madzhab Masa Depan: Menuju Islam Non-Sektarian” (Pustaka Hidayah, 1997), dan “Tafsir al-Quran Untuk Anak-anak “ (14 Jilid, Mizan), “Pelangi Islam” (Percik Press, 2004), “Dari Teologi ke Ideologi” (Tinta Merah) dan segera menyusul ” Kesalehan Sosial-Kesalehan Individual” dan “Islam Proses: Madzhab Bandung”.

SUMBER: http://afifmuhammad.blogdetik.com/


Tindakan

Information

Satu tanggapan

6 08 2009
Beni DMAN Subng

assalamualaikum……..salam siulaturahmi, kami mahasiswa Bp. mdh2an sehat selalu

Tinggalkan komentar