Api Sejarah: Melawan Arus Opini Indonesia

Posted in wacana dengan kaitan (tags) , , , , , , on Januari 4, 2010 by Ahsa

ALHAMDULILLAH, Ahad (22/11/2009) saya bersama istri menghadiri pengajian mingguan di Masjid Persis (Persatuan Islam), Jalan Perintis Kemerdekaan Bandung.

Jamaah yang hadir sampai membludak sehingga salah satu jalan utama digunakan jamaah dan para pedagang. Jika melihat jamaah pengajian yang banyak, teringat pada jamaah pengajian di Pesantren Daarut Tauhiid Bandung, sebelum pengasuhnya berpoligami.

Penceramah pada pengajian kemarin adalah Prof.Dr.Maman Abdurahman, Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) yang baru (menggantikan KH.Shiddiq Amien yang telah wafat). Salah satu pembahasan yang disampaikannya adalah Kiamat. Hal ini memang bisa dimaklumi karena tema yang berkaitan dengan Kiamat, Imam Mahdi, Dajjal, dan tanda-tandanya sedang menjadi pembicaraan di tengah masyarakat Indonesia.
Baca selebihnya »

Mengupas Buku Api Sejarah (3)

Posted in wacana dengan kaitan (tags) , , , on Januari 4, 2010 by Ahsa

Diskusi pun berlanjut. Seorang alumni S2 sejarah UI kembali merespon bahwa yang dikemukakan terlampau pleonastis. Menurutnya, soal konflik Jamal dan Shiffin yang diuraikan saya salah tangkap. Ia hanya ingin menjelaskan dalam perspektif sejarah bahwa konflik-konflik yang terjadi di awal sejarah Islam ini bukan semata-mata “perebutan kekuasaan” seperti yang dipahami belakangan ini.

Soal data-data dan metodologi dalam sejarah, ia bilang masih ingat dengan apa yang diajarkan Nina Herlina Lubis saat kuliah S1 sejarah di Unpad atau Prof. Leirizza di S2 sejarah UI. Jadi, tidak akan debat kusir dan ia katanya masih lihat-lihat buku-buku metodologi sejarah.

Selanjutnya, alumni SPI UIN yang kini beraktivitas di dunia informatika masuk dan berkomentar. Menurutya, dalam historiografi kita belajar tentang obyektifitas dan subyektifitas sejarah. Lantas ia bertanya, apa benar memperjuangkan nilai dakwah itu bertentangan dengan “objektifitas”. Baca selebihnya »